Media

KPK Diminta Tak Abaikan Perjanjian R&D Pemerintah

BERITASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak mengabaikan perjanjian yang dibuat pemerintah berupa pemberian pembebasan dan pelepasan (Release and Discharge/R&D) kepada para obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang telah menandatangani Master Settlement and Acquisition Agreement (MSAA) dan telah memenuhi seluruh kewajibannya. Hal itu dikatakan Maqdir Ismail, pengacara Sjamsul Nursalim (SN) dan istrinya, Itjih… Read More KPK Diminta Tak Abaikan Perjanjian R&D Pemerintah

Fakta, Media

Ada Salah Hitung Soal Penerima SKL BLBI?

Rezkiana Nisaputra | 1 Maret 2018 INFOBANKNEWS.COM – Kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) terhadap obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sekarang kembali mencuat, dinilai tak seharusnya kembali menyasar kepada subjek penerima SKL. Selain terkait kepastian hukum, pemerintahan saat ini mengaku masih konsisten dengan keputusan yang diambil oleh pemerintahan sebelumnya. Peneliti Institute for Development… Read More Ada Salah Hitung Soal Penerima SKL BLBI?

Media

Mengapa KPK Hanya Mengusut Sjamsul Nursalim?

Anita Lestari | Kompasiana | 17 Juni 2019 KOMPASIANA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengincar Sjamsul Nursalim (SN) terkait keterlibatannya dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). KPK menganggap SN masih berutang Rp 4,58 triliun pada negara. Padahal, SN sudah memperoleh Surat Keterangan Lunas (SKL) dari pemerintah dan SP-3 dari Kejaksaan Agung pada tahun… Read More Mengapa KPK Hanya Mengusut Sjamsul Nursalim?

Media

Dr. Maqdir Ismail Sebut Penetapan KPK atas SN Janggal dan Tidak Masuk Akal

POSKOTANEWS – Pengacara senior Dr. Maqdir Ismail menyatakan keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan Sjamsul Nursalim (SN) dan Itjih Sjamsul Nursalim (ISN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sangat janggal dan tidak masuk akal. Mengomentari keputusan KPK Senin (10/6/2019) petang, Maqdir  mengingatkan, pada tahun 1998, Pemerintah dan Sjamsul Nursalim… Read More Dr. Maqdir Ismail Sebut Penetapan KPK atas SN Janggal dan Tidak Masuk Akal

Media

Sidang SKL BLBI: Eks Mensesneg Sebut Megawati Setuju Penghapus Bukuan Utang Petambak

JAWAPOS.COM – Mantan Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg), Kabinet Gotong Royong, Bambang Kesowo mengatakan, penghapusan utang petani tambak di Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) diambil pada saat sidang kabinet terbatas pada 11 Februari 2004 yang dipimpin oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. “Persepsi saya setuju. Karena beliau memaparkannya setelah institusi memberikan pandangan (Ketua KSSK: Dorojatun Kuntjoro Jakti dan Kapolri),”… Read More Sidang SKL BLBI: Eks Mensesneg Sebut Megawati Setuju Penghapus Bukuan Utang Petambak

Media

Saksi Kasus BLBI Ungkap Alasan Hapus Utang Petani Dipasena

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen “Pada saat itu, Presiden Megawati melontarkan kalimat ‘silakan dilanjutkan’ dan menurut saya itu adalah satu persetujuan,” katanya. SUARA.COM – Mantan Sekretaris Kabinet Bambang Kesowo mengakui, keputusan penghapusan utang petani tambak di Bank BDNI yang berstatus bank beku operasi (BBO), diputuskan saat sidang kabinet terbatas 11 Februari 2004, yang dipimpin oleh… Read More Saksi Kasus BLBI Ungkap Alasan Hapus Utang Petani Dipasena

Fakta, Media

Sidang BLBI, Eks Mensesneg Jelaskan Soal Penghapusan Sebagian Utang Petani Tambak

LIPUTAN6.COM – Mantan Sekretaris Negara (Mensesneg) Bambang Kesowo mengakui bahwa keputusan penghapusan utang petani tambak utang di bank beku operasi (BBO) Bank BDNI diambil pada saat sidang kabinet terbatas 11 Februari 2004 yang dipimpin Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun menurut dia, sidang itu diagendakan bukan atas permintaan Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan bukan dalam rangka penyelesaian… Read More Sidang BLBI, Eks Mensesneg Jelaskan Soal Penghapusan Sebagian Utang Petani Tambak

Fakta, Media

Disetujui Megawati, Mantan Mensesneg Ungkap Alasan Hapus Utang Petani Tambak

AKTUAL.COM – Mantan Sekretaris Kabinet Prof. Bambang Kesowo mengaku keputusan penghapusan utang petani tambak utang di bank beku operasi (BBO) Bank BDNI diambil saat sidang kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Megawati Soekarnoputri. Sidang tersebut terjadi pada 11 Februari 2004. Demikian disampaikan Bambang Kesowo saat dihadirkan menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus SKL BLBI, di pengadilan… Read More Disetujui Megawati, Mantan Mensesneg Ungkap Alasan Hapus Utang Petani Tambak

Fakta, Media

| Sidang Kasus BLBI | Mantan Ketua Perbanas: Penghapusbukuan Tak Selalu Berarti Kerugian

BISNIS.COM – Bankir senior, mantan Ketua Perbanas, Sigit Pramono menjelaskan bahwa dalam praktik perbankan penghapusbukuan tidak bisa langsung dianggap sebagai bentuk kerugian. Ia menjelaskan bahwa penghapusbukuan sama sekali tidak menghapuskan hak tagih. Kerugian baru terjadi jika hak tagihnya yang dihapus. “Penghapusbukuan hanya menghapus kredit dari catatan akutansi, karena itu dampaknya baru sebatas potential loss, belum… Read More | Sidang Kasus BLBI | Mantan Ketua Perbanas: Penghapusbukuan Tak Selalu Berarti Kerugian